Benarkah Aura Seseorang Yang Terpancar Bisa Disebut Sebagai Tenaga Dalam ?

kekuatan gaib

Pertanyaan

Saya pernah mendapati hasil studi ilmiah juga diskusi dalam suatu forum mengenai ilmu tenaga dalam. Katanya tenaga dalam itu sebenarnya adalah aura seseorang. Dan sekarang memang sedang ada penelitian tentang kesinambungan keduanya. Jadi, tenaga dalam dan aura merupakan hal yang sama ? Menurut anda bagaimana ?

 

Jawaban

Memang benar mengenai aura yang anda katakan. Juga mengenai ilmu khodam yang melindungi pemiliknya dalam wujud Jin maupun Malaikat, kedua hal tersebut merupakan sumber yang sama. Yaitu para sesepuh atau ahli hikmah (orang-orang tua kita) di masa dahulu.

Banyak ahli hikmah yang mengatakan tentang Tuhan menyediakan penjagaan terhadap orang muslim yang beriman lewat Malaikat. Siapapun yang melakukan amalan akan selalu mendapat pengawasan lewat khodam pendamping.

Dia menciptakan malaikat dari cahaya (Nur), sedangkan aura yang ada di sekitar manusia juga dikenal berwujud seperti sebuah pancaran sinar atau cahaya yang mengelilingi tubuh. Katanya, kondisi mental membawa pengaruh pada aura yang terpancar dari seseorang.

Beberapa informasi mengenai pancaran aura dari beberapa ahli mengatakan, orang yang selesai melakukan shalat atau sedang berdzikir akan memancarkan aura warna biru atau putih yang mengartikan keadaannya sedang tenang.

Sedangkan orang yang sedang dalam kondisi penuh amarah dan kacau akan memancarkan aura warna merah. Kita bisa simpulkan bahwa sinar aura yang mengelilingi seseorang memang bergantung pada apa yang sedang seseorang itu sedang rasakan. Yang sabar dan berjiwa bersih akan diiringi Malaikat-Nya, sebaliknya yang sedang berkecamuk dan penuh emosi diiringi oleh setan.

Menurut para guru aura, sinar yang terpancar memang tidak melulu dengan warna yang sama. Namun dalam kepercayaan yang kita Imani, Dia menggunakan cahaya atau nur untuk menciptakan Malaikat, dan api untuk menciptakan Iblis atau setan.

Ada seorang guru kebatinan yang menceritakan pada saya mengenai kejadian tidak terlukanya snggota tubuh yang di tusuk. Dari sana beliau mengatakan bahwa ada sesuatu yang mampu membentengi dan menyelamatkannya dari serangan tersebut, dan beliau menyebutnya dengan Nur Muhammad. Sedangkan guru olah KI (energi kekuatan hidup)  yang berasal dari Jepang mengatakan bahwa jika kulitnya kebal akan serangan, maka ia sebenarnya sedang dilindungi oleh pancaran aura.

Kalau saya lihat sih, dari banyaknya jawaban yang ada, artinya tidak ada yang beda. Mengenai tenaga dalam yang katanya merupakan pancaran aura seseorang, saya lebih mantap jika menyerahkan pernyataan yang ada tersebut kepada Sang Maha Kuasa, yang mengetahui apa yang ada di dalam tiap – tiap hati manusia. Wallahu A’lam.

 82 total,  1 dilihat hari ini