Bagaimana Cara Menghidupkan Kembali Tenaga Dalam ?

tenaga dalam

Pertanyaan

Sebenarnya dalam menghidupkan kembali tenaga dalam, bagian mana yang paling berpengaruh? pernafasan, batin, atau angkat beban ?

Walaupun sebelumnya saya pernah membaca buku yang menerangkan bahwa tenaga dalam bukan soal berfokus pada satu teknik, tapi soal seberapa gigih dan telatennya ia dalam belajar.

 

Jawaban

Mengenai kondisi tenaga dalam seseorang yang semakin bertambah atau tidaknya kemampuan didalamnya,  memang dipengaruhi banyak faktor. Dari sekian banyak faktor yang paling menunjang adalah kondisi kesehatan seseorang.

Hal ini bisa anda usahakan dengan pola makan bergizi yang cukup. Jangan lupa untuk tetap melakukan aktifitas fisik secara terencana dan rehat yang cukup.

Jika anda sudah bisa melaksanakan saran dari saya di atas, anda dapat membangkitkan kembali tenaga dalam dengan kegiatan atletik. Seperti angkat beban, push up dan mengolah pernafasan. Dari semua yang saya sebutkan, yang paling dominan mampu menambah energi adalah push up dan angkat beban.

Jika dijabarkan dalam beberapa poin, berikut aktifitas yang bisa anda lakukan sebagai penunjang kondisi fisik,

  • Melakukan latihan yang berhubungan dengan beban 
  • Rajin melakukan push up. Jika masih pemula maka bisa latihan secara step by step. Seperti menambah satu angka pada setiap minggu pada hitungan push up. Penambahan hitungan dilakukan sampai minimal mencapai 17 kali push up agar tidak terasa memberatkan.

Kekuatan tenaga dalam yang kembali bangkit secara tiba – tiba akan kalah dengan kekuatan yang kembali bangkit setelah melakukan teknik pengolahan fisik secara continue (terus menerus). Karena bagi mereka yang sudah mulai membiasakan diri berlatih fisik sebelumnya, akan lebih mudah membentuk kekuatan dalam waktu yang tidak lama.

Saya pernah membuktikan kebenaran penjelasan saya di atas ketika saya meminta rekan saya untuk mempraktikkan pukulan siku.

Rekan saya tersebut sudah sekitar dua tahun tidak mengasah kemampuan tenaga dalam, namun ternyata dia bisa melakukan pukulan itu dengan sempurna.

Bagaimana bisa? Apakah ada teknik khusus didalamnya ?

Setelah saya tanya pada rekan saya, ternyata memang tidak ada metode khusus yang ia lakukan sebelumnya. Kegiatan yang sedang rutin ia lakukan adalah mengikuti kerja bakti untuk renovasi jalan di desanya. Kebetulan rekan saya mendapat tugas membelah batu dengan martil. 

Kesimpulannya sudah sangat jelas bukan?

Bahwa jika ada pembelajar tenaga dalam yang cakap dalam mengasah fisiknya lebih – lebih bagian tangannya, maka untuk membangkitkan kembali kekuatannya adalah bukan hal sulit.

 75 total,  1 dilihat hari ini